hi-cal_low-fat

“Menurut anda, apa peran UUD 45 dan Pancasila dalam membangun negara kita?”

Posted in Intelligent by Herrilujah on April 11, 2009

Seputar pertanyaan dari dosen saya, “Menurut anda, apa peran UUD 45 dan Pancasila dalam membangun negara kita?”.

Sebelum mulai menuliskan komentar saya, saya lebih dahulu bertanya pada beberapa teman saya mengenai “Menurut anda, apa peran UUD 45 dan Pancasila dalam membangun negara kita?”, dan saya takjub mendengar jawaban mereka, dan memang mungkin jawaban mereka merupakan perwakilan dari sebagian masyarakat yang sudah lagi tidak menaruh harapan pada pemerintah.
Beginilah percakapan kami..
Saya: “oi wa tanya dulu, ‘Menurut anda, apa peran UUD 45 dan Pancasila dalam membangun negara kita?”
Dia: “kaga ada gunany”
Saya: “awkkaka, parah”
Dia: “emank, ad sogokan smua beres, UUD buat ap lg? namany jg indonesia, man”


Tentu kita akan heran, mengapa masyarakat Indonesia sendiri menilai bagaimana rusaknya pemerintahan, sungguh ironi, tidak hanya kita sudah belajar Pancasila dan UUD selama 12 tahun(SD, SMP, SMA) tapi juga kita adalah penduduk Indonesia yang berdiri pada tanah ini dan hidup atas nama Indonesia, akan tetapi mengapa Indonesia sendiri tidak berdiri berdasarkan butir-butir Pancasila dan pasal-pasal UUD yang kita hafalkan sedari kecil.

Percakapan saya dengan teman saya yang lain..
Saya: “Hoi, Menurut anda, apa peran UUD 45 dan Pancasila dalam membangun negara kita?”
Dia: “Gk tw”
Saya: “engkau sebagai warga negara indonesia dari aceh, mengapa anda tidak menanggapi masalah pembangunan negara Indonesia yang menjadikan Pancasila dan UUD 45 sebagai pedoman negara”
Dia: “lapar gw, mau makan ga?”


Wew, ya saya juga ikut heran, ini contoh yang sangat aneh, dia sama sekali tidak mempedulikan tentang Indonesia beserta Pancasila dan UUD yang pernah dia hafalkan untuk ujian di bangku sekolah.
Saya rasa ada banyak orang yg seperti dia, tidak pernah menaruh harapan pada Indonesia, iya, tidak pernah sama sekali, perbedaan apapun di Indonesia rasanya tidak berpengaruh pada kehidupannya, jadi untuk apa dia peduli pada Indonesia, Pancasila dan UUD hanyalah soal ujian untuk kenaikan kelas.

Yah, beginilah tanggapan negatif(walaupun mayoritas) terhadap Indonesia dengan Pancasila dan UUD nya. Saya sendiri merasa takut untuk berkomentar mengenai pertanyaan “Menurut anda, apa peran UUD 45 dan Pancasila dalam membangun negara kita?”.

Percakapan dengan adik saya..
Saya: “Menurut anda, apa peran UUD 45 dan Pancasila dalam membangun negara kita?”
Dia: “w tauu!”
Dia: “korupsi kan ?”
Saya: “wahhahaa, parah”
Dia: “emank gitu mahh”
Dia: “tapi x ni presiden kita makin baikk”


Korupsi di Indonesia tentu bukan hal yang bersifat rahasia dan jarang, sebab Indonesia kita telah dibangun dengan korupsi-korupsi pejabat-pejabat yang seharusnya memperjuangkan kemerdekaan rakyat.
Adikku hanya melihat Presiden dari negara Indonesia ini, tidak Pancasila dan UUD nya. Saya rasa banyak orang yang berpendapat sama dengannya, anak-anak remaja melihat pejabat-pejabat sebagai makhluk Rakus Pemalas yang Egois dan Korup, dan jujur saja, begitu juga dengan pendapat saya.

Saya berharap Indonesia kedepan akan berubah, sehingga anak saya tidak akan bertanya “Menurut anda, apa peran UUD 45 dan Pancasila dalam membangun negara kita?” dan saya hanya terdiam dan menipu dia dengan “Pancasila itu bla bla blaa.. dan UUD itu bla bla blaa.. “.

Apabila komentar diatas ditolak, yaa..

“Menurut anda, apa peran UUD 45 dan Pancasila dalam membangun negara kita?”
Pancasila adalah lambang dari persatuan yg merupakan pedoman buat bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi Persatuan dan Kesatuan. Dimana Pancasila terdiri dari 5 sila. Yang masing-masing butir merupakan landasan bagi bangsa Indonesia.
Secara singkat UUD adalah hukum tertulis yang dibuat badan-badan wewenang dengan tujuan mengatur pemerintahan.
Peranan UUD sendiri adalah sebagai petunjuk untuk menjalani dan mencapai suatu visi dan misi dari pemerintahan untuk sendiri.
Seperti hukum tertulis di sekolah, dibuat dan kebanyakan dilangar tentu ada hukuman apabila dilanggar. Demikian juga dengan UUD, dibuat, dilangar dan dibuat sanksinya juga.
Kalau UUD sebagai hukum tertulis yang bersifat mengatur atau seperti peraturan-peraturan, berbeda dengan Pancasila..Pancasila adalah lambang, atau kita ibaratkan seperti murid teladan yang mesti kita jadikan pedoman. Butir-butir silanya mesti diteladani, contohnya sila pertama yang mengajarkan kita untuk hidup rukun beragama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: